Penyebab Cegukan Terusmenerus Dan Cara Mengatasinya

Berikut ini adalah pengobatan yang digunakan untuk mengatasi cegukan terus-menerus yang berlangsung lebih dari dua hari.

1. Pemberian obat-obatan

Berbagai obat yang mungkin digunakan untuk mengatasi cegukan jangka panjang dijelaskan dalam ulasan di bawah ini.

Baclofen
Obat ini biasanya digunakan untuk mengobati kekakuan dan sesak otot. Baclofen juga diresepkan untuk mengatasi kondisi lain, termasuk cegukan terus-menerus.

Efek samping yang mungkin terjadi akibat mengonsumsi obat ini adalah:

* pusing,
* kelemahan,
* kebingungan,
* sakit kepala,
* mual,
* sembelit,
* kesulitan tidur atau tetap tertidur,
* kelelahan, hingga
* sering buang air kecil.

Chlorpromazine
Obat ini biasanya digunakan untuk mengatasi skizofrenia dan gangguan psikotik lainnya. Chlorpromazine termasuk dalam kelas obat yang disebut antipsikotik konvensional.

Artinya, obat ini bekerja dengan mengubah aktivitas zat alami tertentu di otak dan bagian tubuh lainnya.

Chlorpromazine juga digunakan untuk mengatasi cegukan terus-menerus yang berlangsung lebih dari satu bulan.

Seperti halnya obat-obatan lain, chlorpromazine dapat menimbulkan efek samping, di antaranya:

* pusing,
* nafsu makan bertambah, hingga
* penambahan berat badan.

Metoclopramide
Obat ini biasanya digunakan untuk meredakan sakit maag dan mempercepat penyembuhan luka di kerongkongan pada pengidap GERD.

Metoclopramide juga dapat digunakan untuk meringankan gejala cegukan yang tak kunjung berhenti selama lebih dari dua hari.

Efek samping yang mungkin ditimbulkan akibat mengonsumsi obat ini antara lain:

* kantuk,
* kelelahan yang berlebihan,
* sakit kepala,
* pusing, hingga
* diare.

2. Prosedur medis

Selain beberapa obat yang telah disebutkan di atas, cegukan yang tak kunjung berhenti juga bisa diatasi dengan operasi atau prosedur medis lainnya. Berikut penjelasannya.

Suntikan anestesi
Jika perawatan tidak efektif, dokter mungkin akan merekomendasikan suntikan anastesi untuk memblokir saraf frenikus Anda untuk menghentikan cegukan.

Perawatan dengan anestesi itu sudah terbukti efektif dan telah dibahas di berbagai penelitian, termasuk studi yang dipublikasikan di jurnal Medicine.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa cegukan terus-menerus lebih dari tiga hari dapat diobati dengan stellate ganglion block (SGB) suntikan anestesi lokal pada jaringan saraf simpatis leher.

Implan
Pilihan lain yang mungkin direkomendasikan dokter untuk mengatasi cegukan terus-menerus adalah dengan memasukkan implan dalam prosedur operasi.

Implan yang digunakan adalah sebuah perangkat yang dioperasikan dengan baterai untuk memberikan stimulasi listrik ringan ke saraf vagus Anda.

Prosedur ini paling sering digunakan untuk mengobati epilepsi, tetapi juga bisa membantu mengendalikan cegukan kronis.

3. Pengobatan alternatif
Jika kondisi sering cegukan tak kunjung hilang setelah menjalani pengobatan, Anda mungkin bisa mencoba pengobatan alternatif, seperti hipnosis atau akupuntur.

Hipnosis atau disebut juga dengan hipnoterapi adalah metode pengobatan dengan meningkatkan konsentrasi dan fokus Anda.

Sementara itu, akupuntur adalah pengobatan alternatif yang melibatkan penyisipan jarum yang sangat tipis melalui kulit pada titik-titik strategis di tubuh Anda.

Pengobatan apa pun yang Anda pilih, pastikan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli kesehatan.

Dokter akan mendiagnosis kondisi Anda dan memberikan saran serta solusi terbaik.